adit’S Blog
Just an Etekewer Blog

Kopi Luwak (Civet Coffee)

Bagi lo smua yang suka kopi pasti tau ma jenis kopi yang atu ini, yup kopi luwak (civet coffee). Kopi ini merupakan kopi termahal didunia, why? cos ni kopi sangat jarang n produksinya terbatas (200 kg / tahun sedunia) “cmiiw”. Produksinya terbatas cos ni kopi didapat dari kotoran luwak, dimana si luwak ini kalo makan kopi agak pilih2, cuma buah kopi terbaik yang mau doi makan (wow si luwak punya gengsi jg). Karna biji kopi ga bisa dicerna ma si luwak so bijinya kluar lg bareng ma kotorannya, tentunya setelah proses fermentasi dalam perutnya. Ngemeng2 soal mahal, ni kopi di bandrol mulai dari 3 – 5 jutaan per kilonya, itu untuk jenis robusta, kalo kopi yang dimakan si luwak kopi arabica bs lebih mahal lg harganya.Tapi apa mahalnya harga sebanding ma rasanya? Eits tunggu dulu!

Kalo lo bukan penikmat kopi model black coffee (kopi tanpa gula) lo bakalan kecewa, cos kualitas kopi dibedain dengan dinikmati tanpa gula, n biasanya pait (ya iyalah ga pake gula geto loh). Kenapa tanpa gula? cos biar keluar karakter dari si kopi tersebut. Tp ga jarang penikmat kopi kelas atas pun kecewa ma ni kopi luwak, why? nama besar si kopi luwak merupakan alasan utamanya. Loh apa hubungannya? gini, karena terlanjur ngetop, harganya tinggi, produksinya jg terbatas, so kopi yg didapet dr eek si luwak ini dianggap sama smua kualitasnya sama yg jual, padahal sebenarnya tidak demikian. Kualitas rasa kopi luwak jg ditentukan dr jenis kopi yg dimakan ma si luwak, jenis roasting yang digunakan, cara pemrosesan, dan cara penyajiannya. Kalo smuanya td asal2an yang lo dapetin dari secangkir kopi luwak yang harganya ampe ratusan ribu adalah kopi dengan rasa yang asam, pait, n aroma yang pesing. But, jika tu kopi diproses dengan bener n dihasilkan dari jenis kopi kelas wahid, serta tepat cara penyajiannya, maka harga mahal yang lo kluarin buat beli ni kopi akan sebanding ma rasanya.

Ni kalo mau tau eek termahal didunia, sekaligus kopi termahal didunia. Dari wujud seperti inilah diciptakan kopi terenak didunia (kalo menurut gw c tergantung selera). Yang terpenting dari itu semua adalah ni kopi udah bawa nama baik buat Indonesia, nambah devisa negara (itu kalo ga di korupsi) n nambah makmur petani kopinya.

6 Tanggapan to “Kopi Luwak (Civet Coffee)”

  1. Denger2 c emang getoh, tu kopi punya harga slangit karna emang jg rasanya yg so good.. Konon, Si luwak2 tu pinter buwat milihin kopi yang matengnya ngepaszz. Terus di perutnya jg bs ngefermentasiin biji2 yang uda dmakan td, jadinya flavor kopi yang dihasilin makin kluar, makin punya taste gt deh..
    Cb klo bs piara luwak banyak y boz, bakal kaya abiz.. Patut buat dikembangin tuh di negeri kita tercinta, yang notabene’y sbagai slh 1 exportir kopi dunia.
    Btw, cokelat kacang kaya’y enk jg tuh. ud p’nah nyobain blm boz??

  2. waduh….
    yang bener tuch kang, apa iya ada orang yang rela mbayar mahal untuk satu cangkir kotoran luwak….hiiiii

    kopi jahat malah murah meriah….

  3. Bisa bantuin jual nggak aku ada stock 200 Kg nih…… Hubungi aku ya 085278479414

  4. Kopi Luwak memang rasa dan aromanya sangat khas.
    kalau pingin bikin sendiri dan menikmati kopi Luwak sewaktu2 di rumah, beli aja kopinya disini,

  5. Beuh…jadi pengen nyoba.
    Numpang repost di fb ya mas.

  6. kopi luwak memang mahal untuk satu cangkir kopi tapi rasa yang enak dan aroma yang khas membuat kopi luwak menjadi kopi yang paling mahal di dunia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: